
Sebermula bingkisan,
Melancarkan mata pena,
Menggerakkan cetusan tinta,
Mengarahkan satu penilaian,
Menzahirkan sebuah perspektif...
Laungan sama yang masih serupa,
Gempita yang berkumandang di setiap inci alam,
Warisan roh Tanggal 31,
Gema sorakan kemenangan,
Tangan yang mengunjuk langit,
Gumpalan suara jiwa-jiwa Merdeka...
Signifikasi makna Merdeka,
Kian hilang ditelan evolusi budaya glokal,
Bulan 8 tahun 57,
Semangat Wira kental gigih,
Naluri cintakan tanah air,
Jaguh sejarah sanjungan jelata,
Seuntai nama yang tidak lekang dari membasahi bibir,
Sumbangan yang tak terukur nilainya,
Bijaksana yang menjadi inspirasi,
Dialah Wira Merdeka yang patriotik,
Mencipta episod kemerdekaan,
Memansuhkan diskriminasi,
Mengamankan sejagat manusia,
Membebaskan cengkaman penindasan...
Kini,
Definasi Merdeka itu kabur,
Ideologi yang disongsangkan,
Jiwa-jiwa tonggak negara yang pincang lagi dangkal,
Tentang erti satu kemerdekaan...
Jeritan Merdeka yang ditempik,
Sabungan kibaran Jalur Gemilang yang diiringi lagu Merdeka,
Di mana nilai murni muda-mudi yang Merdeka jiwanya,
Sahsiah diri yang berpijak di tanah Merdeka,
Mengensot ke jalan kegelapan...
Lembayung kemerdekaan,
Hadiah tak ternilai yang ditinggalkan,
Tak mungkin mampu dipertahankan,
Selagi jiwa-jiwa Merdeka itu leka dari kesedaran,
Menguis matlamat kemerdekaan,
Melanggar falsafah pengisian kemerdekaan,
Dan,
Mencarik prinsip sebuah kemerdekaan...
Liyana Zahim
12.29pm
090907
HS College,
IIUM, Main Camp, Gombak..
No comments:
Post a Comment